STOP Nabung Konvensional ! Saatnya Nabung Properti yang Lebih Menjanjikan

11:46


Pagi itu, setelah menyelesaikan shalat shubuh saya duduk di depan televisi. Pintu rumah saya buka lebar-lebar agar anginnya masuk. Seperti biasa, istri selalu menghidangkan secangkir kopi atau teh ditemani dengan pisang goreng kesukaan saya. Channel berita favorit saya Indonesia morning show saya hidupkan. Di awal siaran, Adrian Maulana menyajikan berita mengenai kehudipan masyarakat urban di kota-kota besar di Indonesia. Saya cermati betul berita itu, bahkan saya bawa catatan kecil segala. Berita itu memberikan informasi bahwa sebagian masyarakat perkotaan tidak bisa mengelola keuangannya dengan baik. Bahkan ada yang besar pasak daripada tiang. Salah seorang masyarakat umum diwawancarai oleh reporter berita tersebut mengenai pendapatnya tentang keuangan bulanannya, merekapun pun menjawab
“saya hidup di Jakarta sudah 5 tahun lebih,gaji saya termasuk besar tapi saya tidak bisa mengatur pola pengeluaran saya karena di Jakarta banyak promo-promo belanja yang gila-gilaan”.
“saya  sering lupa diri kalau ada diskon tas sama make-up”
“dari gaji yang saya dapat per bulan, paling cuma bisa menyisakan uang sebesar Rp 100.000-200.000 saja, godaan untuk meng-custome motor gak bisa dihindarkan”
“dari koleksi tas-tas branded, saya tabungkan gaji saya sepenuhnya disitu. Selain saya suka banget sama tas, kan bisa dijual lagi mas, apalagi nanti kalau tasnya jadi langka, akan semakin tinggi harganya”
Kemudian masyarakat lainnya ditanya lagi, 
“kalau gaji bulanan sudah saya dapatkan, saya akan bagi menjadi 3 pos yaitu pos belanja bulanan, hiburan dan menabung… saya selalu menyisihkan sebagian pendapatan untuk menabung karena ingin bikin rumah untuk saya dan istri saya kelak”
Saya menyadari bahwa hidup di perkotaan banyak godaannya. Godaan diskon besar-besaran dari yang awalnya gak pernah lirik, karena diskonnya besar eh jadi beli juga. Saya pernah melakukannya. Pernah suatu waktu belanja kebutuhan bulanan di sebuah mall di bilangan Jakarta selatan. Istri saya sarankan untuk mencatat keperluan belanja agar teratur belanjanya. Saat kami muter-muter, kami didatangi seorang pramuniaga yang menawarkan 1 set mesin pembuat kopi, tentu saya tidak tertarik karna bagi saya kopi cukup dihidangkan dengan gelas biasa saja sudah cukup. Rupanya pramuniaga tersebut nggak menyerah, dia menawarkan diskon 70% plus cash back Rp 200.000, ditambah dengan rayuan-rayuannya yang membuat saya yakin harus membeli barang tersebut. Akhirnya saya kalah, sejumlah uang dengan nominal diatas 3 juta saya keluarkan untuk satu set mesin kopi yang entah apakah akan terpakai atau tidak di rumah. Singkat cerita, mesin itu hanya teronggok di rumah karena sejatinya saya hanya mengkonsumsi kopi yang biasa saja. Saya mikir-mikir lagi, duh nyesel banget beli mesin pembuat kopi, buat saya sih belum butuh banget. Kayaknya kejadian seperti ini gak hanya saya saja, banyak orang diluaran sana yang kepincut dengan barang-barang diskonan yang entah akan bermanfaat atau tidak. Sayang seribu sayang, daripada uang dibuang begitu saja maka lebih baik kita tabungkan untuk masa depan yang lebih baik, iya nggak.. 

Nah, satu hal yang penting harus kita ingat bahwa penting untuk membuat skala prioritas dalam manajemen keuangan keluarga. Ada kalanya kita sedikit hedon…hehe, ya tentu tidak harus setiap hari. Mungkin dari tujuh hari, kita hematkan pengeluaran di enam hari dan bisa mengajak keluarga untuk makan diluar pada hari ke-tujuh. insyaAllah menurut saya sih pengeluaran gak akan membengkak. Mengatur uang sama halnya dengan diet. Definisi diet menurut kang Ade Rai adalah..
“ mengatur pola makananan, bukan membenci makanan atau menjauhi makanan.” 
Singkatnya, membeli tas branded, makan di restoran favorit, beli make-up terbaru bukanlah hal yang harus dijauhi tapi diatur pola belanjanya agak tidak membengkak. Tak selamanya manusia hidup dalam keadaan yang kuat untuk melakukan segala hal. Kuat dalam menghasilkan pendapatan untuk menyuplai kebutuhan keluarga. Maka daripada itu, mari kita biasakan kembali untuk menabung.  
" Coba simak pemaparan salah seorang bisnisman muda berikut, cekidot ! "
Alokasi tabungan ini yang sebagian orang masih bingung. Membeli kendaraan sebagai opsi tabungan adalah hal yang kurang pas menurut saya karena tiap tahun kendaraan mengalami depresiasi yang nilai bukunya terus merosot. Oh iya, saya baru ingat ternyata ada juga sebagian wanita yang menabung dengan membeli tas-tas branded yang saya ceritakan dimuka. Hmmm, sepertinya menarik memang membeli tas-tas mahal tersebut tapi kan aspek velositas uangnya kurang begitu lancar. Walaupun mungkin, ada sebagian orang yang menumpuk tas-nya kemudian dijual 10 tahun kemudian dengan harga selangit. Atau mungkin opsi lainnya adalah menabung di Bank atau danareksa atau lembaga keuangan lainnya. Tapi, mari kita cermati return/bagi hasil/bunga yang akan kita dapatkan dari hasil menabung di Bank. Bunga bank paling mentok di hitungan 3-4% per tahun, kecil sekali. Atau alternatife lainnya adalah ORI atau Sukuk syariah. Peminat ORI dan sukuk lumayan banyak, karena return-nya lebih gede dibanding nabung sama deposito di Bank.  
" Masih ada lagi yang lebih gede, apa coba ?"

www.prioritaslandindonesia.com
Hehehe,,, nabung properti om, tante dan kakak semuanya. Dulu sih iya, kalau menabung ya harus di Bank atau celengan. Sekarang mah beda, zaman sudah sedemikian berkembang. Bentuk simpanan masyarakat urban sekarang bukan lagi prinan saldo di buku rekening tapi sebentuk bangunan yang kita sebut properti. Ya bangunan apa saja, apartemen di super blok, rumah, atau lainnya. Nilai buku tanah dan bangunan gak pernah depresiasi malah terus dan terus naik. Saya pernah lihat satu liputan infotainment, duo meichan yang terkenal girly lagi gandrung –gandrungnya meng-custome apartemen bekas menjadi apartemen baru dengan desain interior yang wah. Duo meichan mengatakan bahwa aftersale-nya luar biasa, bisa dua kali lipat dari harga beli awalnya. 

Kebutuhan tempat tinggal di Indonesia ini masih terbentang luas namun ketersediaanya sangat terbatas, ya pantes harga properti gak pernah turun malah terus naik. Nah alternatif ini nih yang harus kita lirik dan mungkin secepatnya kita ganti haluan. Para pemain properti masih sangat sedikit, bukankah kita ingin menjadi pemain  dan tak hanya sekedar menjadi penonton. Nah, sekarang apa properti apa yang kita pilih. Nah saya beri opsi dibawah ini : 

http://majesticpointserpong.com/
Majestic Point Serpong 

majesticpointserpong.com
Dalam memilih alternatif tabungan propertif, ada satu hal yang penting kita pertimbangan yaitu soal lokasi. MPS memiliki keunggulan lokasi yang sangat pas dan jarang dijumpai di apartement manapun. MPS berada tepat di segitiga emas Karawaci, Serpong dan BSD City yaitu 3 kawasan kota mandiri yang berkembang sangat pesat, baik secara infrastruktrur, berbagai fasilitas publik yang berkualitas seperti sekolah-sekolah dan kampus-kampus keren. Dekat dengan UPH dan Untar dengan jarak tempuh sekitar 100 m dari MPS. Luar biasa bukan….

MPS mendukung konsep educenter yang menyajikan beragam fasilitas lengkap. Tabungan properti yang kita beli tentunya akan terus merangkak naik, pasalnya konsumen tentu membutuhkan apatemen yang serba lengkap. Coba bayangkan bila kita beli sekarang, berapa rupiah yang akan kita raup setelah 3 tahun pembelian. 

" Super duper untung"

Skema pembayaran MPS memberikan keleluasaan bagi kita untuk membeli secara cash atau installment. Kalau hitung-hitungan enaknya sih langusng cash dan langsung kita sewakan dengan terlebih dahulu di-custome ala kita. Tentu biaya sewa yang kita dapatkan akan lebih tinggi. Sekali lagi, sudah gak jaman nabung di Bank, yuk nabung properti di Majestic Point Serpong. Pembelian super blok MPS dihargai 14 juta per meter pada bulan juni 2013 dan 16 juta per meter pada bulan Desember 2013. Proyeksi kenaikan properti ini pada tahun 2015 adalah sekitar 17 juta per meter, itu artinya kita akan MENIKMATI keuntungan 42% dalam jangka waktu 2-3 tahun. Ayo, bandingin antara nabung di Bank dengan nabung property di MPS. Investasi yang menjanjikan dengan proyeksi aftershale yang luarrrrrr biasa….. pengeennn. 
"gak percaya kalw MPS keren ??" klik disini

http://www.indigobekasi.com/
Indigo Bekasi 


Yang ini juga bisa jadi target tabungan kita. Catet ya I-n-d-i-g-o-b-e-k-a-s-I. Apartement ini terletak di daerah yang sangat strategis, dilalui jalan tol Jakarta-Cikampek, dengan 4 gerbang tol akses ke kota bekasi, yaitu pondok gede barat, pondok gede timur, bekasi barat, bekasi timur serta jalan tol lingkar luar Jakarta diantaranya Jatiwarna, Jatiasih, Kalimalang dan Bintara. 10 menit dari Exit Tol (1,7 km) serta 5 menit dari pusat perbelanjaan (maal metropolitan, Bekasi Square, Mega Bekasi dan Lotter Mart), dikelilingi perumahan padat penduduk yaitu Kemang Pratama, Grand Galaxy dan Summarecon Bekasi.  Indigo Bekasi apartment didesain oleh arsitek ternama. Megatika Internasional berdiri sejak 1992, sudah mendesign puluhan High Rise apartment, hotel, office, dan multiuse development. Indigo Bekasi terdiri dari 4 Tower Residential Complex. Proyeksi pengembalian Indigo Bekasi gila-gilaan. Hingga 2017 yang akan datang akan naik hingga 70%. Dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin maju, Indigo Bekasi bakalan menjadi sasaran para milyuner baru dan kita akan kecipratan rasa milyunernya…hehehe
"belum lengkap dong kalw belum liat masterpiece PLI yang satu ini " klik disini


Majestic Water Village

Dari namanya saja sudah indah. Sebuah konsep hunian yang dikelilingi oleh aliran air buatan yang disisipkan pada pola fengshui cina yang artinya keberkahan, keindahan. MWV berada di beranda pantai Uluwatu yang terkenal dengan ombaknya yang pas untuk surfing. Sayang, tahun kemarin saya gak sempat ke Uluwatu untuk menyaksikan peragaan tari kecak sambil menikmati terbenamnya matahari petang.  Struktur hunian WMV terdiri dari bagian resepsionis, lobby lounge, restoran, kolam renang, kolam refleksi, lapangan pernikahan terbuka yang super indah, area spa, dan seluruhnya tepat berada diatas kampung air yang didesain secara modern. Saya yakin banget, membeli hunian ini akan memberikan ketenangan yang paripurna apalagi bagi masyarakat kota yang sudah lelah dengan kebisingan dan hiruk pikuk kota. Let’s grab the majestic water village. Now!

Prioritas Land Indonesia sebenarnya agak nantang sih dengan keadaan di uluwatu. Secara kita tau, uluwatu daerahnya gersang, alias rada sulit air. Membangun hunian kampung air di Uluwatu bagaikan membangun oase di padang sahara..hehe. eh beneran lho, temen saya orang Uluwatu, dan emang katanya disana rada gersang. Tapi, PLI bener-bener emejing, beranda Uluwatu disulap jadi kawasan hunian asri yang nyaman. luar biasa.

Interior kamar WMV menghadap ke pantai uluwatu yang dikelilingi oleh full kaca yang bisa digerakan secara motorik, beuh mantap. Tiduran disini akan selalu merasakan gemericik air yang terus menerus pasalnya konsep kampung air sangat berdekatan dengan tempat tinggal,,widiiih seddap. Yang mau ngadain pernikahan secara natural namun sakral disinilah tempat yang tepat. Kayaknya kurang jos kalw saya cuma nulis...  
" coba kita simak pemaparan para customer produk PLI berikut "
subs...berikut :


" saya sudah tinjau ke lokasi villanya, ya saya tinjau sama keluarga saya, ya ada beberapa orang, saya liat sangat luar biasa di View-nya, viewnya itu luasnya luar biasa 360 derajat, ada laut ada hutan-hutan ada pohonya

penilaian saya tentang villa di Bali yang sudah dibangun bagus sekali, dengan bahan-bahan yang dipakai juga bagus sekali, besi-besinya juga bagus sekali , besar-besar, dan rapih dipasangnya, finishingnya juga halus, dan saya senang sekali lah oke sekali…
Di prioritas land ini adalah anak-anak muda semua, mereka sangat luar biasa ya, sangat hati-hati juga ya, saya liat sangat ramah dan baik dan membuat saya tertarik dengan mereka, dan mereka omongannya masuk akal semua, jadi saya sangat senang sekali kenal sama mereka, dan nyatanya saya tidak salah.

Pihak developer ini sangat professional, jadi yang kira sukai paling banyak itu adalah apa yang mereka omongkan dan mereka janjikan ternyata menjadi kenyataan, dan apalagi setelah kita lihat sendiri, kita tinjau lokasi dengan mata kepala sendiri dan hasilnya bahkan lebih bagus dari apa yang mereka janjikan, dan menurut saya itu sudah menjadi sebuah komitmen ya."

" Untuk masalah return yang akan kita dapatkan setelah membeli hunian MWV adalah gain yang luar biasa sekitar 9%-20% dari nilai buku pertama kita beli, seddaap. Tabungan properti yang luarrrr biasa. Let’s grab the majestic water village. Now! "

"masih gak percaya kalw MWV keren ??" klik disini
Sekali lagi, bahwa menabung properti selain akan mendapatkan return yang berlipat juga memberikan kepastian masa depan yang gemilang. Bersama Prioritas Land Indonesia (PLI) yuk kita nabung properti. 
"Masih belum yakin ??? beneran ??? Produk-produk Prioritas Land Indonesia gak pernah gagal. kunjungi keseluruhan produk-produknya hanya di bawah ini "

http://majesticpointserpong.com/http://www.indigobekasi.com/http://www.majesticwatervillage.com/

Source : 
www.prioritaslandindonesia.com
www.majesticpointserpong.com
www.indigobekasi.com
www.majesticwatervillage.com

You Might Also Like

2 komentar