Membangun Masa depan Yang Indah dengan Revenue Targetting

11:12


Terkadang kita tidak pernah menghitung jumlah pengeluaran yang akan kita butuhkan untuk masa depan kita. Bukankah kita memiliki keinginan untuk memiliki sebuah rumah yang nyaman, baik, barakah. Bukankah kita berazzam untuk membeli sebuah mobil sport idaman kita, dapat pergi haji bersama istri tercinta. Bukankah sering terlintas dibenak anda bagaimana untuk mendapatkan sebuah gaji untuk membiayai semua itu.
Mari kita rancang masa depan kita. Kita rancang semua pengeluaran yang kita butuhkan minimal untuk 5 tahun dari sekarang. Rancang bangun kehidupan kita itu perlu karena hal tersebut akan mengurangi life risk yang benar-benar tidak kita harapkan. Tidak banyak orang tahu mengenai planning keuangan ini, padahal hal ini sangat penting bagi siapa saja yang berkeinginan untuk hidup dengan lebih nyaman. Saya adalah sosok yang ingin menjadi kaya. Mengutip pernyataan aa Gym dan ustadz yusuf Mansur serta diamini oleh ayahanda Dr. Muhammad Syafii Antonio “ saya tidak ingin kaya, tapi saya harus  kaya “. Tentu pernyataan tersebut sarat akan makna. Bagi seorang muslim, harta merupakan titipan Allah, bukan milik kita. Seorang yang kaya raya saya jamin dapat melakukan banyak hal. Tentu tergantung orientasi pelakunya kekayaannya mau disalurkan kemana.
Bila anda seorang muslim, juga kaya raya  tentu anda dapat membangun banyak sekolah gratis dimana-mana, anda dapat membangun rumah sakit gratis untuk masyarakat miskin, anda dapat membeli sebuah perusahaan stasiun televisi agar kemasan tontonan menjadi lebih edukatif dan islami. Pernahkah kita terlintas akan tersebut? Pernahkah anda mengetahui bahwa menjadi seorang muslim yang kaya itu memiliki banyak keuntungan. Rasul adalah seorang pribadi zuhud serta kaya raya. Saya miringkan dan beri bold dua kata itu karena penting untuk dielaborasi.
Kita tahu bahwa rasul tercinta kita Nabi Muhammad SAW adalah pribadi zuhud yang tidur hanya dengan alas pelepah kurma. Kita tahu juga bahwa Rasul tidak pernah meninggalkan secuil harta pun untuk satu hari kecuali menghabiskannya dan membagikannya untuk para sahabatnya. Tapi apakah anda tau bahwa beliau seorang yang kaya raya. Betapa tidak? Rasul dan keluarganya adalah bagian terpenting dalam pembagian ghanimah (hasil rampasan perang). Setiap peperangan Rasul mendapatkan bagian yang luar biasa banyaknya, tapi beliau bukanlah pribadi yang bakhil, harta tersebut beliau bagikan kembali kepada kaum miskin, sahabatnya. Beliau juga seorang yang kaya, Nampak saat melamar khodijah rasul memberi mahar kurang lebih 100 unta (silahkan cari data yang lebih shahih). Bila kita akumulasikan mahar itu senilai dengan 1,5 M.
Kembali kepada pembahasan awal, meramu financial treatment membutuhkan kepekaan anda. 3-5 tahun yang akan datang bukankah anda tidak tahu bahwa akan terjadi sesuatu yang mengagetkan anda sehingga membutuhkan uang yang cukup banyak. Pertanyaannya, darimana anda mendapatkan uang tersebut,,,? Meminjam, minta belas kasih orang tua/mertua. Sudah bukan zamannya lagi kita berfikiran seperti itu. Yang lebih baik adalah bagaiman kita mendapatkan satu pendapatan untuk dapat memprotek keluarga kita dengan baik khususnya dan ummat pada umunya. Mari kita mencoba untuk corat-coret kebutuhan kita dimasa depan. Saya lebih suka dan senang bila planning ini saya beri nama dengan Revenue Targetting.
Revenue Targetting adalah istilah yang saya buat, dan mungkin tidak akan di buku-buku ekonomi. Konsentrasi saya memang di analisis ekonomi makro, tapi saya sangat senang dengan manajemen keuangan untuk masa depan. Saya mengutip kata tersebut dari kebijakan Bank Indonesia yaitu inflation targeting, dimana pemerintah menetapkan level inflasi untuk satu periode sehingga hal tersebut akan berdampak pada aktivitas makro ekonomi. Kembali kepada revenue targeting , mari kita awali dengan keinginan anda, sekarang ambil pena dan buku tulis anda. Tulis semua keinginan anda untuk 5 tahun yang akan datang. Tulis saja yang memiliki nominal paling besar. Saya tidak mengetahui keinginan anda, tapi saya akan memberikan ulasan contoh sebagai berikut (ini sedikit rancangan saya, karena saya berencana untuk menikah dalam waktu dekat ini ( ^_^ ) ):

1.       Langkah pertama, Menentukan Jumlah pengeluaran selama 5 tahun.
Objek keinginan kita
·         Rumah (sebut saja 500 jta) : Rp 500.000.000 : 2000 (5 tahun) hari (saya bulatkan) = Rp 250.000
Untuk mendapatkan sebuah rumah yang cukup nyaman dengan nominal Rp 500.000.000 anda harus memiliki pendapatan perhari minimal = Rp 250.000 (x 30 hari = Rp 7.500.000) atau anda harus memiliki gaji/pendapatan senilai dengan Rp 7.500.000/bulan.

·         Mobil Pajero Sport (sebut saja 600 jta (dampak inflasi)) : Rp 600.000.000 : 2000 hari = Rp 300.000. Untuk mendapatkan sebuah mobil nyaman dan keren dibawa ke gunung anda harus memiliki pendapatan Rp 300.000/hari atau Rp 9.000.000/bulan

·         Ibadah Haji 2 orang (istri) (sebut saja @40 jta) : Rp 80.000.000 : 2000 hari = Rp 40.000/hari atau 1.200.000/bulan

·         Tabungan (mencegah resiko) : selama 5 Tahun mendapatkan Rp 120.000.000 Jta. Asumsi perbulan menabung Rp 2.000.000/bulan atau kurang lebih Rp 70.000/hari.

·         Biaya Rumah sakit : siapkan saja Rp 200.000.000 untuk berjaga-jaga (precautionary). Asumsi menyimpan Rp 150.000/hari atau kurang lebih Rp 4.500.000/bulan

·         Biaya kehidupan sehari-hari : Hitung saja/hari Rp 100.000 x 30 = Rp 3.000.000 x 60 bulan = Rp 180.000.000

Ringkasnya berikut
Objek
Revenue /hari
Revenue/bulan
Revenue 5 Tahun
Rumah
Rp 250.000
Rp 7.500.000
Rp 500.000.000
Mobil
Rp 300.000
Rp 9.000.000
Rp 600.000.000
Haji
Rp 40.000
Rp 1.200.000
Rp 80.000.000
Tabungan
Rp 70.000
Rp 2.100.000
Rp 126.000.000
Biaya Rumah sakit
Rp 150.000
Rp 4.500.000
Rp 200.000.000
Biaya kehidupan sehari-hari
Rp 100.000
RP 3.000.000
Rp 180.000.000
Total Pengeluaran selama 5 tahun
Rp 27.300.000
Rp 1 Miliar 686 Juta

Total Pengeluaran kita selama 5 tahun adalah Rp 1 Miliar 686 Juta atau Rp 27.300.000/bulan


2.       Langkah kedua, Menentukan jenis pekerjaan
No.
Jenis Pekerjaan
Gaji/bulan
1
Buruh (maaf)
Rp 700.000-900.000
2
Pegawai Bank
Rp 2-5 Juta
3
Pegawai Asuransi
Rp 2-5 Juta
4
Dosen
Rp 3-6 Juta
5
Guru
Rp 2-4 Juta
6
Manajer perusahaan
Rp 5-12 Juta
7
Staf Perusahaan
Rp 2-5 Juta
8
Lainnya
Rp1-5 Juta

3.       Langkah Ketiga, Menyocokkan gaji bulanan anda dengan estimasi pengeluaran anda selama 5 tahun.
4.       Langkah keempat, mencari sampingan lain yang dapat membantu anda mencapai target anda. Contoh : Usaha laundry, telah saya posting dihari sebelumnya.
5.       Silahkan anda hitung pengeluaran anda selama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun yang akan datang dari sekarang. Yang saya tulis hanyalah contoh, hanya anda yang tahu kebutuhan apa saja yang anda butuhkan untuk 5 tahun yang akan datang. 

Selamat Mencoba !

You Might Also Like

0 komentar